Ternate, Delangiundonesia.com- Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai mematangkan persiapan calon peserta Sekolah Kedinasan Pola Pembibitan melalui pelaksanaan simulasi Computer Assisted Test (CAT) di UPT BKN Ternate, Selasa (8/9). Simulasi ini diikuti para pelamar Politeknik Statistika STIS, Politeknik Keuangan Negara STAN, dan Politeknik Transportasi Darat (STTD) sebagai bekal menghadapi seleksi resmi.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai mekanisme ujian berbasis komputer, mulai dari tata cara pengerjaan soal, pengelolaan waktu, hingga kesiapan menghadapi sistem CAT yang digunakan dalam seleksi sekolah kedinasan.
Pemprov Maluku Utara berharap simulasi ini mampu meminimalkan kendala teknis maupun psikologis yang kerap dihadapi peserta saat mengikuti ujian sesungguhnya. Selain itu, peserta juga dapat mengukur kemampuan awal sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapan belajar.

Minat masyarakat Maluku Utara untuk mengikuti sekolah kedinasan tahun ini terbilang tinggi. Tercatat sebanyak 198 pelamar memperebutkan 20 kuota yang tersedia. Rinciannya, STIS memiliki 35 pelamar untuk enam kuota, STAN 53 pelamar untuk delapan kuota, sedangkan STTD menjadi yang paling kompetitif dengan 110 pelamar memperebutkan enam kuota.
Artinya, secara rata-rata hampir 10 peserta bersaing untuk satu kursi, bahkan pada STTD tingkat persaingan mencapai sekitar 18 peserta untuk satu kuota. Kondisi ini menunjukkan persaingan seleksi sekolah kedinasan semakin ketat.
Tidak hanya sebagai latihan, hasil simulasi CAT juga akan digunakan sebagai dasar pemetaan kemampuan peserta. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menyusun pola pembinaan yang lebih terarah sesuai tingkat kemampuan masing-masing peserta sebelum mengikuti tahapan seleksi nasional.
Pemprov Maluku Utara juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti proses seleksi dengan menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan kejujuran, serta hanya mengacu pada informasi resmi terkait penerimaan sekolah kedinasan.
Melalui simulasi CAT ini, Pemprov berharap semakin banyak putra-putri Maluku Utara yang mampu lolos ke sekolah kedinasan dan menjadi sumber daya manusia unggul yang nantinya berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan