Ternate, Delangi.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dapat mengancam kelestarian lingkungan dan keselamatan warga.
Langkah pencegahan tersebut dilakukan dengan mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi dan melaporkan lebih awal setiap indikasi kebakaran di wilayah masing-masing.
BPBD Maluku Utara mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok di lokasi yang mudah terbakar serta memastikan tidak ada api yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Maluku Utara, Fehby Alting, mengatakan penanganan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama dari berbagai pihak, terutama masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan kebakaran.
“Dibutuhkan kepedulian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Fehby.
Sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan laporan, BPBD Maluku Utara menyediakan layanan Call Center 177. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi lain yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.
Menurut Fehby, laporan masyarakat sangat penting agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin sebelum meluas.
Ia berharap keterlibatan aktif masyarakat dapat membantu menekan risiko Karhutla sekaligus menjaga kondisi lingkungan di Maluku Utara.
“Dengan kepedulian dan tindakan bersama, ancaman Karhutla dapat ditekan demi mewujudkan Maluku Utara yang aman, sehat, dan lestari,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan