Halmahera Tengah, Delangi.com- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate Maluku Utara terus memperluas manfaat bagi peserta melalui program Manfaat Layanan Tambahan (MLT), salah satunya akses pembiayaan kepemilikan rumah bagi pekerja.
Program tersebut diwujudkan dalam kegiatan akad kredit massal Perumahan Lelilef Dagymoi Residence (LDR) di Lelilef, Kabupaten Halmahera Tengah, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini merupakan hasil sinergi BPJS Ketenagakerjaan, Bank BTN, PT Dagymoi Propertindo, dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.
Perwakilan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Ternate, Michel John Alauw, S.Kom., M.E., mengatakan MLT merupakan manfaat tambahan yang diberikan kepada peserta di luar perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Manfaat layanan tambahan ini adalah mekanisme pembiayaan yang kami kerja samakan dengan Bank BTN dan developer untuk menghadirkan rumah-rumah impian bagi peserta,” ujar Michel.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak sembilan peserta melakukan akad kredit kepemilikan rumah melalui Bank BTN dengan skema KPR yang didukung MLT BPJS Ketenagakerjaan.
Michel mengatakan, sebelumnya pada tahun ini telah terdapat delapan peserta yang memanfaatkan fasilitas pembiayaan perumahan tersebut. Dengan demikian, total peserta yang telah mengikuti pembiayaan melalui skema MLT pada 2026 mencapai 17 orang.
Menurutnya, kehadiran program tersebut menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada peserta, tidak hanya dalam bentuk perlindungan ketika menghadapi risiko kerja, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan pekerja.
“Harapan kami tentunya kami dapat lebih lagi memberikan manfaat layanan tambahan itu kepada para peserta, khususnya untuk masyarakat di Maluku Utara, sehingga kesejahteraan itu bukan hanya terwujud melalui perlindungan, tapi juga manfaat layanan tambahan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bank BTN Kota Ternate, Okky Setiawan, mengatakan pembiayaan perumahan tersebut menggunakan skema KPR dengan dukungan MLT BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, skema tersebut memberikan manfaat positif bagi debitur karena dapat membantu menekan besaran angsuran.
Perumahan LDR sendiri dikembangkan PT Dagymoi Propertindo dengan total rencana pembangunan sekitar 572 unit rumah. Pada tahap pertama, pengembang membangun sekitar 150 unit yang akan dikembangkan secara bertahap.
Kerja sama BPJS Ketenagakerjaan, BTN dan Dagymoi Residence diharapkan dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat lingkar tambang khususnya pekerja di kawasan industri Halmahera Tengah, memperoleh akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Tinggalkan Balasan