Ternate, Delangiindonesia.com- Bukhari Fauzul Rahman resmi memimpin Pengurus Wilayah Mata Garuda Maluku Utara untuk periode 2026–2029. Dalam kepengurusan tersebut, Bukhari didampingi Ali Firdaus sebagai sekretaris.

Pelantikan pengurus berlangsung di Ternate, Ahad, 27 September 2026. Momentum ini sekaligus membawa pesan penting bagi para penerima beasiswa dan alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Maluku Utara agar tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi turut menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Maluku Utara, Sakop, saat menghadiri pelantikan.

Menurut Sakop, program LPDP merupakan bagian dari komitmen negara dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui Dana Abadi Pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Investasi pendidikan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan daerah.

Karena itu, keberhasilan program LPDP tidak cukup hanya dilihat dari jumlah gelar akademik yang berhasil diraih penerima beasiswa. Dampak setelah menyelesaikan pendidikan juga menjadi bagian penting dari keberhasilan investasi negara tersebut.

“Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari gelar akademik yang diraih, melainkan dari seberapa besar dampak dan nilai tambah yang dihadirkan kembali ke tengah masyarakat, khususnya di Maluku Utara,” ujar Sakop.

Ia berharap Mata Garuda Maluku Utara memanfaatkan rapat kerja kepengurusan untuk merumuskan program yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan pembangunan di daerah.

Terdapat tiga agenda utama yang didorong. Pertama, peningkatan kualitas pendidikan melalui transfer pengetahuan, pendampingan terhadap sekolah dan perguruan tinggi lokal, serta perluasan akses informasi beasiswa bagi generasi muda Maluku Utara.

Kedua, alumni LPDP diharapkan turut memperkuat pembangunan berbasis bukti. Dengan latar belakang keilmuan yang beragam, alumni dapat mengambil peran melalui riset, analisis data, kajian, serta penyusunan rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah.

Ketiga, Mata Garuda didorong menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan alumni LPDP dengan perwakilan Kementerian Keuangan, instansi vertikal, pemerintah daerah, sektor swasta, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pembangunan ekonomi regional.

Ketua Umum Mata Garuda, Wahyu Bagus Yuliantok, berharap kepengurusan di bawah kepemimpinan Bukhari mampu merangkul penerima beasiswa dan alumni LPDP asal Maluku Utara serta mengarahkan potensi mereka menjadi kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.

Usung Visi “Berdaya, Berdampak, dan Bermakna”

Dalam menjalankan kepengurusan selama tiga tahun ke depan, Bukhari mengusung visi “Berdaya, Berdampak, dan Bermakna.”

Arah kerja kepengurusan dibagi ke dalam tiga fase. Pada 2026, fokus diarahkan pada penguatan organisasi, advokasi, serta peningkatan kapasitas alumni dan awardee.

Memasuki fase berikutnya, program akan diarahkan pada kontribusi konkret dalam pembangunan manusia, sosial-ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Sementara fase ketiga akan berfokus pada penguatan jejaring sosial serta pembangunan kemitraan strategis yang berkelanjutan.

Untuk menjalankan agenda tersebut, Mata Garuda Maluku Utara menetapkan lima bidang kerja yang mencakup pemberdayaan internal dan advokasi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, pengabdian masyarakat, riset dan kajian strategis, serta kerja sama, media, dan hubungan kelembagaan.

Pada tiga bulan awal kepengurusan, masing-masing bidang ditargetkan menyusun sedikitnya satu program utama hingga akhir Desember 2026. Perencanaan program menggunakan pendekatan Theory of Change, SMART Framework, dan manajemen risiko agar setiap kegiatan memiliki tujuan, indikator, serta dampak yang dapat diukur.

Rancangan program tersebut selanjutnya akan dikonsultasikan bersama alumni dan penerima beasiswa LPDP asal Maluku Utara sebelum ditetapkan paling lambat November 2026. Pengesahan program juga direncanakan dirangkaikan dengan seminar pendidikan.

Melalui agenda tersebut, Mata Garuda Maluku Utara ingin memperkuat posisi alumni LPDP bukan hanya sebagai penerima manfaat investasi pendidikan negara, tetapi sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah.

Pengetahuan, pengalaman, kompetensi, dan jejaring yang diperoleh melalui pendidikan diharapkan dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk gagasan maupun program nyata untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Maluku Utara.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter